Panduan Popok

Bayi Senang!
Lima tips mengganti popok

1. Selalu perhatikan cairan pipis dan kotoran bayi Anda

Pipis dan kotoran adalah indikator penting akan perubahan kondisi kesehatan bayi.Catatlah perubahan pada pipis dan kotoran bayi -- frekuensi, tekstur, warna, jumlah, dll. Bila bayi pipis lebih sedikit atau kotorannya keras, itu dapat menjadi pertanda dehidrasi.

2. Usapan halus!

Untuk mencegah kulit lecet, tempelkan lap pembersih dengan lembut pada area yang kotor. Bila kotoran menempel pada pantat bayi, gunakan kapas atau kain yang direndam pada air hangat sebelum dilap.

3. Kelembapan adalah musuh kulit bayi!

Bayi berkeringat cukup banyak! Dan ketika mereka baru pipis, kelembapan dalam popok dapat mencapai lebih dari 80%. Ketika kulit bayi dalam kondisi begitu lembap, itu menyebabkan kulit mengkerut dan menjadi sensitif akan iritasi. Sebelum menggunakan popok baru pada bayi, tunggulah hingga kulit pantatnya benar-benar kering. Berikan juga waktu "bebas popok" secara berkala agar kulit berkesempatan "bernapas". 

4. Perbanyaklah menyentuh dan berbicara dengan bayi. 

Saat mengganti popok bayi, pijatlah kedua kaki. Berbicara dengan bayi sambil berkata "Kamu sudah pipis: bagus sekali!", "Kamu sudah bersih sekarang!", "Nyaman ya memakai popok yang bersih?". Bayi akan senang dan banyaknya kontak kulit juga menenangkan Ibu & Bayi. 

5. Lakukan kontak mata

Bayi baru lahir hanya memiliki jarak pandang 30 cm. Saat mengganti popok, ingatlah untuk melihat ke mata bayi dan tersenyum sambil berbicara. Bayi sangat sensitif terhadap suasana hati orangtuanya. Buatlah bayi merasa aman dan nyaman dengan mencurahkan kasih sayang pada mereka. 

Ingatlah untuk tersenyum!

Menjadi orang tua, termasuk mengganti popok, tidak selalu berjalan sesuai keinginan kita. Walaupun tidak semuanya bisa sempurna, bukan masalah. Ingatlah bahwa bila segalanya belum sempurna di awal, selalu ada kesempatan berikutnya. Bayi senang melihat Ibu bahagia!

Page Top